Loading...
Crown Palace Blok E/6, Jl. Prof. Dr. Soepomo SH No.231, Tebet, Jakarta Selatan
Telp : (+62-21) 8378 8722 ; Fax : (+62-21) 8378 8724

PENINGKATAN KOMPETENSI


Workshop Nasional “Penguatan Implementasi Program Pengendalian Resistensi Antimikroba (PPRA) Sesuai Standar Akreditasi Rumah Sakit Terkini”


Workshop Nasional “Penguatan Implementasi Program Pengendalian Resistensi Antimikroba (PPRA) Sesuai Standar Akreditasi Rumah Sakit Terkini”

1. LATAR BELAKANG KEGIATAN
Masalah resistansi antimikroba telah menjadi ancaman dalam pelayanan kesehatan di seluruh dunia, tidak terkecuali di Indonesia. Berbagai upaya telah dilakukan untuk menekan tingkat resistansi antimikroba. Antimikroba, terutama antibiotik, merupakan obat yang paling banyak digunakan di rumah sakit. Salah satu penyebab terjadinya peningkatan kejadian mikroba yang resistan terhadap antimikroba adalah penggunaan antibiotik yang tidak bijak.

Peraturan Menteri Kesehatan No. 8 tahun 2015 tentang Program Pengendalian Resistansi Antimikroba (PPRA) di Rumah Sakit mewajibkan setiap rumah sakit menyelenggarakan program pengendalian resistansi antimikroba. Saat ini di dalam standar akreditasi rumah sakit, PPRA masuk dalam Program Nasional (PROGNAS 6 dan 6.1) Program pengendalian resistansi antimikroba di rumah sakit melibatkan para pemangku kepentingan di bidang penanganan penyakit infeksi dan penggunaan antimikroba.

Hasil evaluasi survei akreditasi yang menunjukkan bahwa pemenuhan standar akreditasi untuk aspek regulasi sudah cukup baik, namun dari aspek implementasinya belum berjalan dengan baik sehingga perlu penguatan pelaksanaan pengendalian resistansi antimikroba (PPRA) di rumah sakit. Pertimbangan diperlukannya penguatan pelaksanaan pengendalian resistansi antimikroba sesuai regulasi dan stadar akreditasi rumah sakit, maka PERSI bermaksud menyelenggarakan Workshop “Penguatan Implementasi Program Pengendalian Resistensi Antimikroba sesuai Standar Akreditasi Rumah Sakit Terkini”, dengan harapan setelah mengikuti workshop peserta mampu mengimplementasikan pelaksanaan Pengendalian Resistansi Antimikroba (PPRA) di Rumah Sakit.

2. TUJUAN

a. Tujuan Umum
Setelah mengikuti workshop ini, peserta mampu mengimplementasikan PPRA di rumah sakit sesuai regulasi dan standar akreditasi. .

b. Tujuan Khusus

  1. Memahami Pengendalian AMR melalui People Center Approach (PCA)
  2. Memahami PPRA sebagai Program Nasional dalam Instrumen Standar Akreditasi Rumah Sakit
  3. Memahami Peranan Mikrobiologi Klinik dalam Penanganan Infeksi
  4. Memahami Penerapan Penatagunaan Antimikroba (PGA) di Rumah Sakit
  5. Memahami Prinsip Penggunaan Antibiotik Profilaksis dan Terapeutik secara bijak
  6. Mampu melakukan audit penggunaan antibiotik dan pelaporan PPRA Rumah Sakit
3. Bentuk Kegiatan : Workshop (luring)
4. Cakupan Kegiatan : Nasional
5. Jenis Materi : Kesehatan Umum
6. Metode : Clasical (luring)
7. Sasaran Profesi Peserta :
  • Akupunktur Level 5
  • Akupunktur Level 6
  • Akupunktur Terapis
  • Apoteker
  • Apoteker Spesialis
  • Audiologis
  • Audiologis Level 5
  • Bidan Profesi
  • Bidan Vokasi
  • Bidan Vokasi Level 5
  • Bidan Vokasi Level 6
  • Dietisien
  • Dokter
  • Dokter Gigi
  • Dokter Gigi Spesialis Bedah Mulut dan Maksilofasial
  • Dokter Gigi Spesialis Kedokteran Gigi Anak
  • Dokter Gigi Spesialis Konservasi Gigi
  • Dokter Gigi Spesialis Odontologi Forensik
  • Dokter Gigi Spesialis Ortodonti
  • Dokter Gigi Spesialis Patologi Mulut dan Maksilofasial
  • Dokter Gigi Spesialis Penyakit Mulut
  • Dokter Gigi Spesialis Periodonsia
  • Dokter Gigi Spesialis Prostodonsia
  • Dokter Gigi Spesialis Radiologi Kedokteran Gigi
  • Dokter Spesialis Farmakologi Klinik
  • Dokter Spesialis Akupuntur Medik
  • Dokter Spesialis Anak
  • Dokter Spesialis Andrologi
  • Dokter Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif
  • Dokter Spesialis Bedah
  • Dokter Spesialis Bedah Anak
  • Dokter Spesialis Bedah Plastik dan Rekonstruksi Estetik
  • Dokter Spesialis Bedah Saraf
  • Dokter Spesialis Bedah Toraks Kardiovaskular
  • Dokter Spesialis Dermatologi, Venereologi, dan Estetika
  • Dokter Spesialis Emergensi Medisin
  • Dokter Spesialis Forensik dan Medikolegal
  • Dokter Spesialis Gizi Klinik
  • Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah
  • Dokter Spesialis Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi Medik
  • Dokter Spesialis Kedokteran Keluarga Layanan Primer
  • Dokter Spesialis Kedokteran Nuklir dan Teranostik Molekuler
  • Dokter Spesialis Kedokteran Okupasi
  • Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga
  • Dokter Spesialis Kedokteran Penerbangan
  • Dokter Spesialis Kelautan
  • Dokter Spesialis Mata
  • Dokter Spesialis Mikrobiologi Klinik
  • Dokter Spesialis Neurologi
  • Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi
  • Dokter Spesialis Onkologi Radiasi
  • Dokter Spesialis Orthopaedi dan Traumatologi
  • Dokter Spesialis Parasitologi Klinik
  • Dokter Spesialis Patologi Anatomi
  • Dokter Spesialis Patologi Klinik
  • Dokter Spesialis Penyakit Dalam
  • Dokter Spesialis Psikiatri
  • Dokter Spesialis Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi
  • Dokter Spesialis Radiologi
  • Dokter Spesialis Telinga Hidung Tenggorok Bedah Kepala dan Leher
  • Dokter Spesialis Urologi
  • Elektromedis
  • Elektromedis Level 5
  • Elektromedis Level 6
  • Elektromedis Level 8
  • Entomolog Kesehatan
  • Entomolog Kesehatan Level 5
  • Entomolog Kesehatan Level 6
  • Epidemiolog Kesehatan
  • Epidemiolog Kesehatan Level 5
  • Epidemiolog Kesehatan Level 6
  • Epidemiolog Kesehatan Level 7
  • Fisikawan Medik
  • Fisioterapis
  • Fisioterapis Level 5
  • Fisioterapis Level 6
  • Lainnya
  • Ners
  • Ners Spesialis Keperawatan Anak
  • Ners Spesialis Keperawatan Gawat Darurat Kritis
  • Ners Spesialis Keperawatan Geriatri
  • Ners Spesialis Keperawatan Jiwa
  • Ners Spesialis Keperawatan Kardiovaskuler
  • Ners Spesialis Keperawatan Komunitas
  • Ners Spesialis Keperawatan Maternitas
  • Ners Spesialis Keperawatan Medikal Bedah
  • Ners Spesialis Keperawatan Onkologi
  • Nutrisionis
  • Nutrisionis Level 5
  • Nutrisionis Level 6
  • Nutrisionis Level 8
  • Optometris
  • Optometris Level 5
  • Optometris Level 6
  • Ortotik Prostetik Level 5
  • Ortotik Prostetik Level 6
  • Ortotik Prostetik Level 7
  • Ortotis Prostetis
  • Pembimbing Kesehatan Kerja
  • Pembimbing Kesehatan Kerja Level 7
  • Penata Anestesi
  • Penata Anestesi Level 5
  • Penata Anestesi Level 6
  • Perawat Vokasi
  • Perawat Vokasi Level 5
  • Perawat Vokasi Level 6
  • Perekam Medis dan Informasi Kesehatan
  • Perekam Medis dan Informasi Kesehatan Level 5
  • Perekam Medis dan Informasi Kesehatan Level 6
  • Psikologi Klinis
  • Radiografer
  • Radiografer Level 5
  • Radiografer Level 6
  • Radiografer Level 8
  • Teknisi Gigi
  • Teknisi Gigi Level 5
  • Teknisi Kardiovaskuler
  • Teknisi Kardiovaskuler Level 5
  • Teknisi Pelayanan Darah
  • Teknisi Pelayanan Darah Level 5
  • Tenaga Administratif dan Kebijakan Kesehatan
  • Tenaga Kesehatan Masyarakat
  • Tenaga Kesehatan Masyarakat Level 7
  • Tenaga Kesehatan Tradisional
  • Tenaga Kesehatan Tradisional Interkontinental
  • Tenaga Kesehatan Tradisional Interkontinental Level 6
  • Tenaga Kesehatan Tradisional Pengobat Tradisional
  • Tenaga Kesehatan Tradisional Pengobat Tradisional Level 5
  • Tenaga Kesehatan Tradisional Pengobat Tradisional Level 6
  • Tenaga Kesehatan Tradisional Ramuan Jamu
  • Tenaga Kesehatan Tradisional Ramuan Jamu Level 5
  • Tenaga Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku
  • Tenaga Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku Level 5
  • Tenaga Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku Level 6
  • Tenaga Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku Level 7
  • Tenaga Sanitasi Lingkungan
  • Tenaga Sanitasi Lingkungan Level 5
  • Tenaga Sanitasi Lingkungan Level 6
  • Tenaga Teknologi Laboratorium Medik
  • Tenaga Teknologi Laboratorium Medik Level 5
  • Tenaga Teknologi Laboratorium Medik Level 6
  • Tenaga Vokasi Analis Farmasi dan Makanan Level 5
  • Tenaga Vokasi Farmasi
  • Tenaga Vokasi Farmasi Level 5
  • Tenaga Vokasi Farmasi Level 6
  • Terapis Gigi dan Mulut
  • Terapis Gigi dan Mulut Level 5
  • Terapis Gigi dan Mulut Level 6
  • Terapis Okupasional
  • Terapis Okupasional Level 5
  • Terapis Okupasional Level 6
  • Terapis Wicara
  • Terapis Wicara Level 5
  • Terapis Wicara Level 6
8. Target/Jumlah Peserta : 200 orang
9. Bentuk Kegiatan : Kerjasama
10. Waktu dan Tempat Kegiatan :
Hari/ Tanggal : Kamis-Jumat / 25 - 26 September 2025
Waktu : 13.00 - 17.00 WIB
Tempat : ICE BSD City Tangerang
11. Biaya/ Tarif Per-Peserta : Rp. 2.500.000,-
12. Kontak / PIC Pengusul yang dapat dihubungi : Desy Yuslinawati, AMd

Lampiran:
Workshop Nasional “Penguatan Implementasi Program Pengendalian Resistensi Antimikroba (PPRA) Sesuai Standar Akreditasi Rumah Sakit Terkini”